Deretan Aplikasi Android Populer yang Diam-Diam Kuras Baterai HP, Hapus Sekarang!

utaan pengguna Android didesak untuk memeriksa perangkat mereka dan menghapus sekumpulan aplikasi berbahaya yang dapat menghabiskan masa pakai baterai, bahkan menghabiskan data seluler ketika layar dimatikan.

Tim keamanan di McAfee bersama pakar keamanan siber mengidentifikasi ada 43 aplikasi yang mampu menjalankan iklan saat HP tidak digunakan. Ini merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan.

Terlebih, Google telah melarang praktik tersebut karena merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebijakan developer Google Play perusahaan.

Kendati demikian, sampai sekarang masih banyak pihak yang mencoba dan berupaya mendapatkan keuntungan dari iklan tanpa izin pengguna.

Mengutip informasi dari Mirror, Rabu (16/8/2023), sebagian besar aplikasi berbahaya ini telah dihapus dihapus dari Play Store oleh Google, tetapi sekitar 2,5 juta pengguna telah menginstalnya ke perangkat mereka.

McAfee menyatakan, beberapa aplikasi berbahaya itu adalah TV/DMB Player, Music Downloader, News, dan kalender.

Untuk mencoba dan membantu menghindari deteksi, iklan di aplikasi berbahaya seperti itu tidak langsung muncul, melainkan secara diam-diam tampil di belakang layar kosong sampai beberapa minggu di tahap awal pemasangan.

Oleh sebab itu, McAfee kini mendesak para pengguna berhati-hati saat menginstal aplikasi Android baru apa pun ke dalam ponsel mereka dan mengimbau mereka memeriksa terlebih dahulu izin apa saja yang diakses oleh aplikasi sebelum memasangnya.

McAfee Menghimbau Pengguna Android untuk Berhati-hati

Secara terang-terangan, McAfee menjelaskan sangat penting bagi pengguna untuk berhati-hati dan secara seksama mengevaluasi pemberian izin.

Meskipun izin ini mungkin diperlukan untuk fungsi tertentu yang sah untuk berjalan di latar belakang, penting untuk mempertimbangkan potensi risiko yang terkait dengan hal tersebut.

Diperkirakan sebagian besar pengguna yang terpengaruh oleh serangan iklan terbaru ini berasal dari luar Inggris dan USA. Namun bukan berarti, tidak ada pengguna lain yang terpengaruh dan menjadi korbannya di masa mendatang.

Itulah sebabnya, Anda harus selalu memeriksa aplikasi yang ingin diinstal. Pastikan pengguna memeriksa dan memastikan terlebih dahulu apakah aplikasi yang akan diinstal dibuat oleh pengembang terpercaya atau tidak.

Baca Juga : 

Sudah Ganti Jadi X, Elon Musk Lelang Barang-Barang dari Kantor Twitter

3 Hal Ini Bikin Smartphone Butuh Perlindungan Keamanan

Penemuan Aplikasi Berbahaya oleh McAfee