Biduran, Gatal Memerah yang Bisa ke Sekujur Tubuh

Dilansir dari Semler Dermatology, terdapat sekitar 10 hingga 20% populasi di dunia mengalami biduran setidaknya satu kali dalam hidup mereka. Biduran atau urtikaria adalah masalah kulit yang ditandai bentol merah dan diikuti gatal, serta terkadang terasa menyengat atau menyakitkan. Kondisi ini dapat menyerang seluruh bagian tubuh dan umumnya muncul secara tiba-tiba.

WebMD menunjukkan bahwa terdapat empat jenis biduran atau urtikaria, yaitu urtikaria akut, kronis, fisik, dan dermatographia. Urtikaria dapat terjadi pada semua kelompok umur dan masing-masing jenis urtikaria ini memiliki penyebabnya sendiri, Kamu.

Walaupun terdengar sederhana, tapi biduran dengan gejala berat berisiko menimbulkan rasa tidak nyaman, mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari penderitanya. Apalagi jika biduran yang dialami tak lekas sembuh. Nah, untuk menghindarinya, simak penjelasan lengkap mulai dari gejala, penyebab, hingga cara mengobatinya!

Penyebab Biduran

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, biduran atau urtikaria terbagi menjadi empat jenis, yakni urtikaria akut, kronis, fisik, dan dermatographia.

Setiap jenisnya ini memiliki penyebab yang berbeda. Melansir dari WebMD, berikut penjelasan lengkapnya:

Urtikaria Akut

Urtikaria atau biduran akut merupakan jenis biduran yang berlangsung selama kurang dari 6 minggu dan disebabkan oleh faktor eksternal. Seperti makanan, obat-obatan, infeksi, dan gigitan serangga.

Umumnya, makanan yang memicu terjadinya urtikaria akut adalah kacang-kacangan, ikan, cokelat, telur, tomat, susu, dan buah beri segar. Makanan mentah memiliki tingkat risiko yang lebih tinggi untuk menyebabkan biduran dibandingkan makanan yang telah dimasak. Selain itu, biduran juga dapat dipicu oleh pengawet makanan, Kamu.

Sementara, obat-obatan yang berisiko menyebabkan biduran adalah aspirin dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) lainnya seperti ibuprofen, obat tekanan darah tinggi, dan obat penghilang rasa sakit.

Selain faktor eksternal, urtikaria akut juga dapat dipicu oleh kondisi internal seseorang seperti kehamilan atau adanya stress emosional.

Urtikaria Kronis

Urtikaria atau biduran kronis merupakan jenis biduran yang berlangsung selama lebih dari 6 minggu. Penyebab masalah kulit ini lebih sulit untuk diidentifikasi dibandingkan urtikaria akut. Kebanyakan orang tidak bisa mengetahui penyebab dari biduran kronis yang dialaminya.

Namun, dalam beberapa kasus, penyebabnya berasal dari penyakit kronis yang sudah diderita. Seperti penyakit autoimun, diabetes melitus, gangguan hormon tiroid, infeksi, hepatitis, ataupun kanker. Selain itu adanya riwayat urtikaria kronis pada keluarga juga bisa menjadi faktor risiko munculnya urtikaria kronis pada seseorang.

Meskipun tidak mengancam jiwa, jenis biduran ini bisa membuat tidak nyaman dan sulit diobati. Tidak hanya itu, biduran ini juga dapat menjadi tanda adanya masalah pada organ yang lebih serius seperti paru-paru, otot, dan saluran pencernaan.

Urtikaria Fisik

Jenis urtikaria satu ini muncul karena adanya kondisi yang merangsang kulit. Kondisi tersebut meliputi rasa dingin, panas, paparan sinar matahari, getaran, tekanan, berkeringat, dan olahraga.

Umumnya, urtikaria fisik terjadi tepat di area kulit yang terpapar langsung dan jarang muncul di tempat lain. Sebagian besar, gejalanya muncul dalam kurun waktu 1 jam.