Fakta Tentang Penyakit Tipes Menular

Tipes atau demam tifoid (typhoid fever) diketahui merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini menginfeksi saluran usus dan darah.

Demam tifoid paling sering terjadi di wilayah yang memiliki sanitasi buruk dan akses terbatas ke air bersih. Tidak jarang juga terjadi karena makanan dan minuman yang terkontaminasi.

Penyakit tipes dapat dialami oleh siapa saja, dari orang dewasa hingga anak-anak. Gejala tipes dapat berupa demam tinggi 39°C hingga 40°C, sakit kepala, sakit perut, konstipasi dan diare.

Terkadang, Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah tipes menular atau tidak? Kemudian bagaimana cara pencegahannya agar terhindar dari penularan tipes? Simak selengkapnya melalui penjelasan di bawah ini!

Apakah Tipes Menular atau Tidak?

Sebelum masuk ke cara penularan tipes, perlu diketahui terlebih dahulu, apakah tipes menular? Melansir dari World Health Organization, ya, tipes merupakan penyakit yang dapat menular.

Seseorang yang sakit tipes akan terus membawa bakteri penyebab tipes di dalam tubuhnya, yaitu Salmonella typhi. Oleh karena itu, seseorang yang sakit tipes akan berisiko tinggi menularkan penyakit yang sama pada orang lain, terutama jika tidak kunjung mendapatkan pengobatan tipes.

Cara Penularan Penyakit Tipes
Kemudian, bagaimana cara penularan tipes? Dilansir melalui Mayo Clinic, penularan tipes dapat terjadi melalui dua jalur berikut ini, antara lain:

Jalur Penularan Fecal-Oral

Secara harfiah, ‘fecal’ atau ‘feses’ yang berarti ‘tinja’ dan ‘oral’ yang berarti ‘mulut’. Jalur penularan fecal-oral ini menggambarkan rute penularan penyakit ketika bakteri dalam partikel tinja seseorang berpindah ke mulut orang lain. Dalam kasus ini, bakteri yang dimaksud adalah Salmonella typhi.

Berdasarkan Central of Disease Control dan National Health Service UK, terdapat beberapa kasus yang menyebabkan penularan tipes melalui jalur fecal-oral ini. Jalur penularan fecal-oral ini juga menjadi cara yang paling banyak terjadi pada penularan penyakit tipes.

Kasus-kasus penularan tipes melalui fecal-oral ini mungkin pernah kita jumpai di sekitar kita dan erat kaitannya dengan kebersihan, di antaranya sebagai berikut:

• Memakan makanan atau minuman yang telah disentuh oleh orang yang mengeluarkan feses yang mengandung bakteri Salmonella typhi, kemudian tidak mencuci tangan dengan bersih setelah dari kamar mandi.
• Menggunakan toilet yang terkontaminasi bakteri dan menyentuh mulut sebelum mencuci tangan.
• Meminum air yang terkontaminasi limbah yang mengandung bakteri Salmonella typhi.
• Membilas dan memakan makanan mentah dengan air yang terkontaminasi kotoran yang mengandung bakteri Salmonella typhi.
• Memakan makanan laut (seafood) dari sumber air yang terkontaminasi oleh kotoran atau kencing yang terinfeksi bakteri Salmonella typhi.
• Memakan sayur mentah yang sudah dipupuk dengan kotoran manusia.
• Meminum produk susu yang terkontaminasi.