pelaku 2

Jakarta Kelapa Gading – Polisi menangkap kawan jambretan yang lagi viral di lampu merah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dua dari tiga pelaku yang ditangkap ternyata tahanan residivis.
“Jadi pelaku ini pernah melakukan tindak pidan dengan residivis yang sama (pasal) 365 pencurian dengan kekerasan,” ucapan dari Kapolsek Kelapa Gading Kompol Maulana Mukarom di Polsek Kelapa Gading, Senin (4/3/2024).

Hal ini juga di betulkan oleh para tersangka yang dihadirkan pada saat press conference berlangsung. Tersangka berinisial MS, mengaku sudah pernah masuk penjara sebanyak 2 kali dengan kasus yang sama.

Ucap MS “Iya dua kali Pak,” saat ditanyai Maulana apakah dirinya seorang residivis atau bukan.

H (29), yang juga tersangka dengan perannya sebagai joki pengendara sepeda motor sambil memantau situasi keadaan pada aksi yang mereka lakukan, tersangka mengaku sebagai mantan residivis juga.

“Pernah Pak, satu kali,” ujar tersangka.

“Jadi pelaku ini adalah residivis dengan tindak pidana yang sama (pasal) 365 pencurian dengan kekerasan,” kata Maulana.

Sebelumnya, polisi menangkap kawanan jambret yang viral di lampu merah Kelapa Gading, Jakarta Utara. Dua dari tiga pelaku yang ditangkap dilumpuhkan kakinya dengan timah panas karena melawan saat akan ditangkap polisi.

Salah satu pelaku dari mereka yang berinisial, H (29) mengonfirmasikan hasil dari jambretan tersebut itu ia pakai untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu.

“Iya Pak,” ucapnya saat ditanyai Kompol Maulana.

Tersangka berinisial H itu mengatakan pada saat melakukan aksinya, dirinya dan kawanannya sudah di pengaruhi obat terlarang tersebut. Hal ini jadi dipertegas oleh Maulana.

“Jadi rekan-rekan, pelaku ini melakukan kegiatannya sebelum melakukan kegiatan jambret mereka menggunakan narkoba jenis sabu. Setelah menggunakan narkoba jenis sabu baru melaksanakan kegiatan jambret,” kata Maulana.