Kaitan Penyakit Tiroid dan Diabetes, Ini Penjelasannya

Kelenjar tiroid memerankan peran penting untuk fungsi tubuh, salah satunya proses metabolisme. Gangguan pada kelenjar ini tentu saja akan mengganggu proses metabolisme. Ketika kelenjar ini terlalu aktif, salah satu potensi yang bisa terjadi adalah perkembangan penyakit diabetes.

Pasalnya, gula darah yang seharusnya diubah menjadi energi justru menumpuk di dalam tubuh. Berikut penjelasan lengkap seputar kaitan antara penyakit tiroid dan diabetes.

Kaitan Antara Penyakit Tiroid dengan Diabetes
Tiroid yang terlalu aktif bisa memicu hiperglikemia, yaitu naiknya kadar gula darah melebihi batas normal.

Hiperglikemia yang disebabkan karena penyakit tiroid juga bisa menyebabkan sindrom metabolik.

Sindrom ini terjadi ketika tubuh mengalami tekanan darah tinggi, kadar glukosa tinggi dan trigliserida yang tinggi.

Apabila tidak segera diobati, sindrom metabolik bisa berkembang menjadi diabetes tipe 2. Selain itu, kelenjar tiroid menghasilkan insulin yang bertugas mengubah glukosa menjadi energi.

Ketika tiroid terlalu aktif, insulin akan dikeluarkan lebih cepat daripada biasanya. Alhasil, gula darah naik dengan cepat dan berpotensi menyebabkan diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 umumnya didiagnosis melalui tes hemoglobin terglikasi (A1C). Jenis tes darah ini bisa menunjukkan kadar gula darah rata-rata selama 2-3 bulan terakhir.

Jika hasilnya di bawah 5,7 persen, artinya gula darah masih normal. Namun, apabila angkanya lebih dari itu, artinya kamu sudah masuk kategori pra diabtes.

Seseorang dinyatakan mengidap diabetes jika angkanya mencapai 6,5 persen.