Kelebihan Anak Disleksia yang Bisa Dipahami

Meski mengalami kesulitan memproses kata atau angka, kelebihan anak disleksia tetaplah ada. Disleksia merupakan salah satu jenis ketidakmampuan belajar, yang terjadi sejak lahir, dan sering diturunkan dalam keluarga.

Perlu diingat bahwa disleksia bukanlah penyakit. Anak dengan kondisi ini tidak bodoh ataupun malas. Sebagian besar dari mereka justru memiliki kecerdasan rata-rata atau di atas rata-rata.

Berbagai Kelebihan Anak Disleksia
Anak disleksia memiliki banyak kelebihan yang mungkin jarang banyak orang pahami. Berikut ini beberapa di antaranya:

  1. Pandai Memecahkan Masalah dan Berpikir Out of The Box

Anak disleksia akan mencari cara baru untuk menyelesaikan tugas dan mungkin menemukan koneksi yang terlewatkan oleh orang lain. Mereka sangat pandai menyatukan informasi dan sumber daya dari berbagai bidang untuk melihat koneksi baru ini.

Selain itu, mereka juga cenderung menggunakan pendekatan intuitif untuk pemecahan masalah. Banyak orang melihatnya seperti sedang melamun, padahal sebenarnya mereka sedang menenangkan diri dan berpikir.

  1. Kreatif

Kelebihan lainnya yang mungkin ada pada anak disleksia adalah kreatif. Ini berarti mereka cocok di berbagai bidang kreativitas, seperti artis, musisi, olahragawan berbakat, pemimpin kelompok atau pengusaha.

Pelukis kenamaan dunia Pablo Picasso dan Jackson Pollock sama-sama mengidap disleksia. Begitu juga penulis Roald Dahl dan pengusaha Richard Branson.

  1. Bisa Melihat Gambaran Besar dari Sesuatu

Anak dengan disleksia memiliki kelebihan berupa kemampuan untuk melihat bagaimana hal-hal terhubung untuk membentuk sistem yang kompleks. Hal itu ia gunakan untuk mengidentifikasi kesamaan di antara banyak hal.

Kekuatan seperti ini mungkin sangat penting untuk bidang-bidang seperti sains dan matematika saat gambar adalah kuncinya.

  1. Punya Empati yang Tinggi

Seorang pengidap disleksia memiliki kemampuan untuk “membaca situasi”. Kemudian, mereka akan memahami kondisi yang terjadi pada orang lain dalam situasi tersebut (empati).

Empati yang meningkat ini adalah hasil dari otak mereka yang terhubung secara berbeda, atau karena masa kecil mereka berkonflik pada perbedaan. Apapun alasannya, itu membuat mereka lebih berempati terhadap penderitaan orang lain.

  1. Kemampuan Penalaran Naratif

Kelebihan lainnya dari anak disleksia adalah kemampuan untuk melakukan penalaran naratif. Penalaran ini menggunakan memori pengalaman (memori episodik).

Anak disleksia memiliki kemampuan yang lebih besar untuk belajar melalui pengalaman dan mengingat informasi dengan lebih efisien. Entah mereka benar-benar mengalami atau hanya membayangkan pengalaman tersebut.