Tes Fungsi Hati, Ini yang Harus Anda Ketahui

Tes fungsi hati adalah prosedur pemeriksaan untuk mengetahui kondisi organ hati (liver). Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar enzim dan protein yang terdapat di dalam sampel darah.

Hati atau liver memiliki beragam fungsi penting bagi tubuh, mulai dari membantu proses pencernaan, memproduksi protein, hingga menyimpan cadangan energi. Jika fungsi hati terganggu, seseorang dapat mengalami sejumlah gejala, seperti penyakit kuning, lemas, dan perut bengkak (asites).

Pada kondisi tersebut, tes fungsi hati diperlukan untuk mendeteksi gangguan pada hati. Dengan begitu, dokter dapat menentukan pengobatan yang tepat. Selain itu, tes fungsi hati juga dapat dilakukan untuk memantau efektivitas pengobatan yang diberikan oleh dokter.

Peringatan dan Kontraindikasi Tes Fungsi Hati
Pasien perlu memberi tahu dokter tentang riwayat penyakit yang diderita, termasuk bila memiliki rasa takut yang berlebihan (fobia) terhadap jarum suntik atau darah. Jika diperlukan, pasien akan diajari latihan pernapasan atau diminta mendengarkan musik yang disukai, agar lebih rileks saat pengambilan sampel darah.

Pasien harus memberi tahu obat yang sedang dikonsumsi, serta menginformasikan kepada dokter jika sering mengonsumsi minuman beralkohol. Hal ini karena obat dan minuman beralkohol dapat memengaruhi hasil tes fungsi hati.

Hasil tes fungsi hati tidak selalu memberikan diagnosis yang tepat dan mungkin tidak selalu dapat menunjukkan seberapa parah tingkat kerusakan hati pasien. Jika hal ini terjadi, pasien akan diminta untuk menjalani pemeriksaan penunjang, seperti USG, CT scan, dan biopsi hati.

Setelah Tes Fungsi Hati
Pasien umumnya boleh pulang dan kembali beraktivitas setelah menjalani pengambilan sampel darah. Namun, jika pasien merasa pusing setelah pengambilan sampel darah, dokter akan menganjurkan untuk beristirahat terlebih dahulu di ruang perawatan.

Hasil tes fungsi hati pasien akan dibandingkan dengan patokan nilai fungsi hati yang normal. Jika hasil tes fungsi hati pasien menunjukkan adanya kerusakan pada hati, dokter akan mencari tahu penyebabnya dengan mengevaluasi gejala dan riwayat penyakit pasien.

Komplikasi atau Efek Samping Tes Fungsi Hati
Tes fungsi hati merupakan pemeriksaan yang aman. Namun, pasien dapat merasakan nyeri saat proses pengambilan darah. Memar di area bekas suntikan juga dapat terjadi, tetapi biasanya akan hilang dalam beberapa hari.

Lakukan kompres dingin jika area bekas suntikan bengkak dan nyeri. Segera ke dokter jika nyeri dan bengkak tersebut disertai dengan demam.